Friday, February 8, 2013

Puisi Cinta "Bahasa Inggris"

- 0 comments
L.O.V.E
The days, have gone by…
Within time and theory.
That love is just a theory?
No, love is not just a theory,
It is in air, in our hearts,
Time is the air which you must make your move
When love has come to question,
Nobody can escape its claw,
It’s grip so hard on the wings of hope.
Sometimes Icorus is giving, sometimes he’s not.
What you should know, is how,
How does love define the answer to our future?
Once said, it cannot be unsaid,
Unless proven not, its true as blue in tears.
Tears, yours? mine? the loves are beautiful.
I could turn your tears, into roses.
Smelling as fresh scent of the new morning.
Sunshine, you are mine, my angel, my love.
You are not my want, you’re my need.
You are all the reasons I breathe.
You are my oxygen, my passion in time,
The clock? question this and your wrong.
You think you’re right? time doesn’t matter?
In the essence of love time is the key.
The days, have gone by…
But not a moment goes by in fact in truth,
That I do not think about you.
I know in the heart that is mine to give,
And yours to keep with soul and passion.
That both love each other in eternal time

Sumber: http://www.belajarbahasainggrisyuk.com/contoh-puisi-cinta-dalam-bahasa-inggris/#ixzz2KNFroXn0
[Continue reading...]

MODALS dalam Bahasa Inggris

- 0 comments

Semua auxiliary verbs “kecuali be, do dan have” disebut modals. Tidak seperti auxiliary verbs lainnya, modals juga berfungsi sebagai kata kerja Bantu dan tidak dapat berdiri sendiri. Perhatikan contoh-contoh Modals di bawah ini beserta fungsi dari Modals melalui contoh kalimat yang diberikan.
Can
  • They can control their own budgets. (kemampuan/kemungkinan)
  • Can I smoke here? (Minta Izin)
  • Can you help me?  (Permintaan)
Could
  • Could I borrow your dictionary? (Minta Izin)
  • Could you say it again more slowly? (Permintaan)
  • We could try to fix it ourselves. (Saran)
  • I think we could have another Gulf War. (Kemungkinan)
  • He gave up his old job so he could work for us. (Kemampuan)
May
  • May I have another cup of coffee? (Minta Izin)
  • China may become a major economic power. (Kemungkinan)
Might
  • They might give us a 10% discount. (Kemungkinan)
Must
  • We must say good-bye now. (Keharusan)
  • They mustn’t disrupt the work more than necessary. (Larangan)
Ought to
  • We ought to employ a professional writer. (Menyarankan)
Shall
(jarang dipakai di Amerika)
  • Shall I help you with your luggage? (Menawarkan)
  • Shall we say 2.30 then? (Menyarankan)
  • Shall I do that or will you? (Meminta)
Should
  • We should sort out this problem at once. (Menyarankan)
  • I think we should check everything again. (Merekomendasikan)
  • Profits should increase next year.  (Prediksi tak tentu)
Will
  • I can’t see any taxis so I’ll walk. (Keputusan Spontan)
  • I’ll do that for you if you like. (Menawarkan)
  • I’ll get back to you first thing on Monday. (Janji)
  • Profits will increase next year.  (Prediksi tak tentu)
Would
  • Would you mind if I brought a colleague with me? (Minta Izin)
  • Would you pass the salt please? (Permintaan)
  • Would you mind waiting a moment? (Permintaan)
  • “Would three o’clock suit you?” – “That’d be fine.” (Mengatur)
  • Would you like to play golf this Friday? (Mengundang)
  • “Would you prefer tea or coffee?” – “I’d like tea please.” (Merujuk)
Modal auxiliary verbs selalu diikuti oleh bentuk kata kerja pertama.

[Continue reading...]

Pengertian Conditional Sentence

- 0 comments

Conditional Sentence adalah kalimat bersyarat atau sering juga disebut dengan kalimat pengandaian. Kalimat Pengandaian maksudnya kalimat yang digunakan untuk mengandai-andai akan suatu kegiatan atau tindakan apabila syaratnya terpenuhi. Namun, pengandaiannya dapat saja terjadi atau tidak dapat terjadi tergantung dari syarat yang diajukannya.
Dalam Bahasa Inggris terdapat tiga jenis Pengandaian, yaitu:
  • Probable Condition
  • Improbable Condition
  • Impossible Condition

1. Probable Condition

Probable Condition sering juga disebut dengan “Present Real Conditional” atau “Tipe I” sebab suatu peristiwa mungkin saja akan terjadi jika syaratnya terpenuhi. Tipe ini menjelaskan bahwa suatu kegiatan atau aktivitas di masa yang akan datang akan terlaksana jika persyaratannya dipenuhi.
Tipe I ini dibagi lagi atas:
a. Pengandaian di masa yang akan datang
Pola Kalimat:
If + Kalimat Present Simple Tense, Kalimat Future Simple Tense, Atau
Kalimat Future Simple Tense+ if + Kalimat Present Simple Tense
Contoh:
  • If I have a lot of money, I’ll buy a car.
    (Jika aku punya banyak uang, saya akan membeli sebuah mobil)
  • If he runs quickly, he will get there soon.
    (Jika dia berlari dengan cepat, maka dia akan sampai disana segera)
  • I will visit them if I have enough time.
    (Saya akan mengunjungi mereka jika saya punya waktu)
b. Kebenaran Umum/Kebiasaan Sehari-hari
Jenis ini biasanya disebut dengan “Zero Conditional“. Tipe ini berfungsi untuk memberikan penjelasan tentang suatu kegiatan yang pasti akan terjadi jika syaratnya terpenuhi.
Pola Kalimat:
When + Kalimat Present Simple Tense, Kalimat Present Tense, Atau
Kalimat Present Tense + when + Kalimat Present Simple Tense
Contoh:
  • When ice is heated, it melts.
    (Ketika es dipanaskan, maka es itu akan meleleh)
  • Susan walks to school when she has enough time.
    (Susan berjalan kaki ke sekolah ketika dia memiliki banyak waktu)
  • When water is frozen, it freezes.
    (Ketika air dibekukan, maka air pasti akan membeku)
c. Kalimat Perintah
Pola Kalimat:
If + Kalimat Present Simple Tense, Kalimat Perintah, Atau
Kalimat Perintah + if + Kalimat Present Simple Tense
Contoh:
  • If you go to the Post Office, please mail this letter.
    (Jika kamu pergi ke Kantor Pos, tolong poskan surat ini)
  • Don’t come here if you can’t.
    (Jangan datang kemari jika kamu tidak bisa)
  • Please call me if Ed phones me.
    (Tolong panggil saya jika Edi menelpon saya)

Catatan:

“if” dan “when” digunakan dalam Real Conditional. “if” digunakan untuk menjelaskan tentang sesuatu yang jarang terjadi, sedangkan “when” digunakan untuk menjelaskan tentang kejadian yang sudah biasa atau sering terjadi.

Modals Lainnya

Modal Auxiliary lainnya yang dapat digunakan pada Tipe Conditional ini adalah can, shall, dan may.
Contoh:
  • If I bring the book, you can borrow it.
    (Jika saya membawa buku itu, kamu boleh meminjamnya)
  • You shall make the report if you face the problem.
    (Kamu harus membuat laporan jika ada masalah)
  • If the teacher does not come, you may go home.
    (Jika gurunya tidak datang, kalian boleh pulang)

2. Improbable Condition

Improbable Condition sering juga disebut dengan “Present Unreal Conditonal” atau “Tipe II“. Pengandaian ini digunakan untuk menjelaskan bahwa suatu pekerjaan atau kegiatan pada saat ini mungkin akan dilakukan jika persyaratannya dipenuhi.
Pola Kalimat:
If + Kalimat Past Simple Tense, Kalimat Past Future Simple Tense, ATAU
Kalimat Past Future Simple Tense + if + Kalimat Past Simple Tense
Contoh:
  • He would come if you invited him.
    (Dia akan datang jika kamu mengundangnya)
  • What would you do if She came here?
    (Apa yang akan kamu lakukan jika dia datang kemari?)
  • She would help you if you told her the truth.
    (Dia akan menolongmu jika kamu menceritakan kebenarannya)

Were

Pada pengandaian Tipe ini, semua subjek menggunakan “were”.
Contoh:
  • If I were a bird, I would fly in the sky.
    (Jika saya seekor burung, saya akan terbang di angkasa)
  • I would forgive him If Iwere you.
    (Saya akan memaafkannya jika saya jadi kamu)
  • She said that she would stay at home if she were me.
    (Dia berkata bahwa dia akan tetap berada di rumah jika dia menjadi saya)

Penghilangan If

Pada tipe ini, kata “if” dapat kita hilangkan. Dan sebagai penggantinya, kita letakkan “were” atau “should” di awal kalimat.
Contoh:
  • Should I invite her, she might be here.
    (Jika saya mengundangnya, dia mungkin ada di sini)
  • Were I not busy,I would accompany you.
    (Seandainya saya tidak sibuk, saya akan menemanimu)
  • Were she at home, they would visit her.
    (Seandainya dia ada di rumah, maka mereka akan mengunjunginya)

Catatan:

Pada tipe ini kita tidak menggunakan “when” karena karena kita sedang membicarakan sesuatu yang tidak nyata atau hanya sebatas imajenasi belaka. “When” tidak bisa digunakan.
Contoh:
  • I would buy that computer when it were cheaper. SALAH
    (Saya akan membeli komputer itu ketika harganya lebih murah)
  • I would buy that computer if it were cheaper. BENAR
    (Saya akan membeli komputer itu jika harganya lebih murah)

Modals Lainnya

Modal Auxiliary lainnya yang dapat digunakan adalah could, might dan should pada tipe Conditional ini.
Contoh:
  • If I brought the book, you could borrow it.
    (Jika saya membawa buku itu, kamu boleh meminjamnya)
  • You should make the report if you faced the problem.
    (Kamu harus membuat laporan jika ada masalah)
  • If the teacher did not come, you might go home.
    (Jika gurunya tidak datang, kalian boleh pulang)

3. Impossible Conditional

Impossible Conditional atau sering disebut dengan “Past Unreal Conditional” atau “Tipe III” ini menyatakan suatu pengandaian yang tidak mungkin lagi akan terjadi sebab kejadiannya sudah berlalu. Tipe ini biasanya berisikan penyesalan akan apa yang telah terjadi dimasa lampau.
Pola Kalimat:
If + Kalimat Past Perfect Tense, Kalimat Past Perfect Tense, ATAU
Kalimat Past Perfect Tense + if + Kalimat Past Perfect Tense
Contoh:
  • If we had known you were there last year, we would have written you a letter.
    (Kalau kami tahu kamu ada disana tahun lalu, kami akan menyuratimu)
  • He could have come here if you had invited him yesterday.
    (Dia akan datang jika kamu telah mengundangnya kemarin)
  • They might have employed me if I had had work experience.
    (Mereka mungkin akan mempekerjakan saya jika saya punya pengalaman)

Penghilangan IF

Pada tipe ini, kita juga bisa menghilangkan “if” dengan cara meletakkan “had” di awal kalimat.
Contoh:
  • Had I had enough money, I would have given her a present.
    (Jika saya punya uang, saya pasti telah memberinya hadiah)
  • Had he had studied hard, he could have passed the exam.
    (Seandainya dia giat belajat, dia bisa lulus ujian)
[Continue reading...]

Memperkenalkan Diri Sendiri

- 0 comments

Introducing Yourself

Kadangkala kita sering diminta untuk memperkenalkan diri di depan teman atau orang lain pada saat pertama sekali kita masuk kelas, masuk kerja atau pada saat interview. Walaupun contoh berikut ini sangatlah sederhana, namun mungkin cukup untuk pemula.
Perkenalan di bawah ini dapat Anda tambahkan sesuai dengan kebutuhan.
Contoh :
  • I’m John.
    I’m Jackie. (Situasi Tidak Resmi)
  • I’m John Kennedy.
    I’m Jackie O’Neill. (Situasi Resmi)
  • (It’s) nice to meet you.
    (It’s) nice meeting you.
    (It’s) good to meet you.
  • Nice to meet you too.

Contoh Cara Memperkenalkan Diri dalam Bahasa Inggris yang baik dan benar :
Hello, everybody. Allow me to introduce myself. My complete name is Nafeeza Khairunnisa Gunawan. Please call me Iza. I was born in Bandung, May 28th 1995. Now, I’m sixteen years old. I live at Jl. Raya Kresek Kp. Baru Rt 03/04 Balaraja. You may step by one day because I’m happy if my friends come over and hang out together in my house and do such a great activity. My hobby is watching box office movie. One of my favourite movies is Armageddon. It is such an amazing movie and I always cry although I have watched it thousand times.
I also like listening to music. I especially like classical and jazz music very much. I have about 400 music CDs at home, and I listen to music almost every evening. I also like live music, so I often go to concerts and cafe where I can enjoy live performance. Takoyaki is my favourite food. The taste is spicy. I like it a lot because I like all the food which is spicy because it makes me so hot. .
I have an eldest sister, her name is Nawai and a youngest sister, her name is Naomi. I am the second child in my happy family. My father is a bussinessman and my mother is a house wife. I am a friendly person, so I hope we can make a fancy friendship here. Well, that’s the end of my self introduction. Thank you for your attention. Good day and have a nice day.

Sebelum memperkenalkan diri kalian di depan umum, ada baiknya kalian mengetahui poin-poin penting dalam perkenalan diri dalam Bahasa Inggris seperti contoh diatas. Cekidot!!
SELF INTRODUCTION
No
Expression
meaning

Opening
1
Good morning my friends… Selamat pagi teman-teman…
2
Good morning all my friends… Selamat pagi teman-teman..
3
Good afternoon all my dear friends.. Selamat siang teman-teman…
4
Hi, everyone… Hai, semuanya…
5
May I introduce myself? Bolehkah saya memperkenalkan diri?
6
Can I introduce myself? Bolehkah saya memperkenalkan diri?
7
Let me introduce myself Perkenankan saya memperkenalkan diri saya
8
Allow me to introduce my self Perkenankan saya memperkenalkan diri saya
9
I want to introduce myself Saya ingin memperkenalkan diri saya

Main point
1
My name is… Nama saya…
2
My complete name is… Nama lengkap saya…
3
My nick name is… Nama panggilan saya…
4
I was born in Tangerang, January 25th1994 Saya lahir di Tangerang, 25 Januari 1994
5
I am 15 years old Usia saya 15 tahun
6
I live in… Saya tinggal di…
7
My address is in… Alamat saya di…
8
My interest is… Minat saya…
9
My hobby is… Hobi saya…
10
I have two elder brothers and a youngest sister Saya mempunyai dua kakak laki-laki dan satu adik perempuan
11
My father is a… Ayahku adalah seorang…
12
My mother is a… Ibuku adalah seorang…

Closing
1
This is the end of my self-introduction sekian perkenalan diri saya
2
That’s all about me Sekian tentang saya
3
That’s the end of my introduction Sekian perkenalan diri saya
4
Thank you for your attention Terima kasih atas perhatiannya
5
Nice to meet you, friends Senang bertemu kalian, teman-teman
6
Nice to see you Senang bertemu kalian

[Continue reading...]

Contoh Gerunds dalam Bahasa Inggris

- 0 comments
kesempatan kali ini belajarbahasainggrisyuk.com mau ngebahas tuntas mengenai gerunds. Gerunds ini tergolong materi yang sangat mudah. Kenapa mudah? Karena eh karena Gerund itu ciri-cirinya ada embel-embel “ING”nya sobat :D Untuk mempermudah kalian, dibawah ini telah disediakan contoh-contoh kalimat yang menggunakan gerunds.
Gerund adalah kata benda yang terbentuk dari kata kerja yang berakhiran –ing misalnya :
Kata kerja Kata benda
Drive Driving
Live Living
Meet Meeting
Read Reading
Swim Swimming
Write Writing
Contoh Gerund sebagai subyek dalam kalimat :
Reading is useful Membaca itu bermanfaat
Sailing is my hobby Berlayar adalah hobi saya
Writing books is the work of an author Menulis buku adalah pekerjaan seorang pengarang
Baking bread is the work of a baker Memanggang roti adalah pekerjaan tukang roti
Mending cars is the work of a mechanic Memperbaiki mobil adalah pekerjaan seorang montir
Driving too fast is dangerous Mengendarai mobil terlalu cepat itu berbahaya
Learning Russian isn’t easy Mempelajari bahasa Rusia itu tidak mudah
Training everyday keeps you fit Berlatih setiap hari membuat anda selalu bugar
Traveling by air is expensive Bepergian dengan pesawat terbang itu mahal
Climbing a hill is very tiring Mendaki bukit sangat melelahkan
Sawing wood is hard work Menggergaji kayu adalah pekerjaan berat
Going to bed early is good for the nerves Tidur awal itu baik untuk syaraf
Coming late is his habit Datang terlambat adalah kebiasaan dia
Eating too much will make you sick Makan terlalu banyak akan membuat anda sakit
Keeping you temper is often difficult Menjaga temperamen itu memang sulit
Smoking is bad for the health Merokok itu merusak kesehatan
Building a ship costs a lot of money Membuat kapal memakan banyak biaya
Telling lies is sinful Bicara bohong itu berdosa
Making mistakes is one way of learning Membuat kesalahan adalah salah satu cara belajar
Trying again often brings success Mencoba lagi sering membuahkan sukses
Contoh Gerund sebagai obyek dalam kalimat :
I like traveling Saya suka bepergian
I prefer swimming in the sea Saya lebih suka berenang di laut
Sam hates cutting the grass Sam tidak suka memotong rumput
Mr Daniel enjoys driving Tuan Daniel suka mengendarai mobil
He dislikes talking with them Dia tidak suka berbincang-bincang dengan mereka
Lina has already finished writing Lina baru saja selesai menulis
Jim doesn’t like smoking Jim tidak suka merokok
You must remember locking the door Kamu harus ingat mengunci pintu itu
He has just started reading Dia baru saja mulai membaca
Dina loves singing Dina sangat suka menyanyi
Contoh Gerund dengan would you mind dalam kalimat :
Would you mind lending me that book ? Sudikah anda meminjami saya buku itu ?
Would you mind waiting here ? Sudikah anda menunggu disini ?
Would you mind opening the window ? Sudikah anda membuka jendela itu ?
Would you mind fetching my hat ? Sudikah anda mengambilkan topi saya ?
Would you mind cleaning the table ? Sudikah anda membersihkan meja itu ?
Would you mind washing the car ? Sudikah anda mencuci mobil itu ?
Would you mind switching on the light ? Sudikah anda menyalakan lampu itu ?
Would you mind coming into the room ? Sudikah anda masuk ruangan itu ?
Would you mind passing me the salt ? Sudikah anda memberikan garam itu kepada saya ?
He doesn’t mind going to the doctor Dia tidak keberatan pergi ke dokter
I don’t mind getting up early Saya tidak keberatan bangun pagi-pagi
They don’t mind sweeping the floor Mereka tidak keberatan menyapu lantai
Tom doen’t mind playing with you Tom tidak keberatan bermain denganmu
Contoh Gerund setelah preposition (kata depan) :
A pen is used for writing Pulpen digunakan untuk menulis
This broom is for sweeping the floor Sapu ini untuk menyapu lantai
She burnt herself by touching the fire Dia terbakar akibat menyentuh api
You can’t get in without having a ticket Kamu tidak bisa masuk tanpa memiliki tiket
You won’t succeed without trying Anda tidak akan berhasil tanpa berusaha
He told me about painting the house Dia memberitahu saya tentang mencat rumah
They talked about playing golf Mereka bicara tentang permainan golf
Jim went to bed after reading Jim pergi tidur setelah membaca
He has breakfast before working Dia sarapan sebelum kerja
Paul locked the door before leaving Paul mengunci pintu sebelum berangkat
He is clever at mending watches Dia pandai memperbaiki jam tangan
Betty is fond of singing Betty gemar bernyanyi
I insist on seeing them Saya berniat menemui mereka
Contoh Gerund setelah possessive :
Please excuse me being late Mohon maaf atas keterlambatan saya
I saw her coming Saya melihat kedatangan dia
I don’t mind your reading my book Saya tidak keberatan anda membaca buku saya
He can remember Bob’s teasing Jane Dia ingat Bob merayu Jane
Tom regrets his losing his job Tom menyesal kehilangan pekerjaannya
Jim is sad about their leaving Jim sedih tentang kepergian mereka
Contoh Gerund setelah object :
Do you mind me smoking ? Anda keberatan saya merokok ?
I like Tom playing the guitar Saya suka Tom main gitar
He remembers Tina coming to dinner Dia ingat Tina datang untuk makan malam
I prevent them going to the river Saya mencegah mereka pergi ke sungai itu
He is glad about you winning the game Dia gembira anda memenangkan permainan itu
I don’t like him taking my hat Saya tidak suka dia mengambil topi saya
He understands us refusing the offer Dia mengerti kami menolak tawaran itu
There is a reason for her leaving you Ada alasan bagi dia meninggalkanmu
Contoh Gerund dalam kalimat yang didahului it :
It’s no use telling lies Tidak ada gunanya bicara bohong
It’s useless asking him to help us Tak ada gunanya memimta dia untuk membantu kita
It’s been nice seeing you again Sungguh menyenangkan bertemu anda lagi
It’s funny buying the same shirt Sungguh bodoh membeli baju yang sama
It’s wonderful sailing with John Sungguh menyenangkan berlayar dengan John
It’s silly discussing it Sungguh bodoh membicarakan hal itu
It’s fun riding a horse Sungguh menyenangkan mengendarai kuda
It’s no good sitting here Tidak baik duduk disini
It’s boring being with them Sungguh membosankan bersama mereka
It’s foolish missing the train Sungguh bodoh ketinggalan kereta api
Gimana? Udah ngerti kan sekarang ? :D
[Continue reading...]
 
Copyright © . SERBA BAHASA INGGRIS - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger